Anwar Menerima Pengunduran Diri Shamsul Iskandar di Tengah Kontroversi Surat Dukungan Proyek Rumah Sakit dan Tegaskan SPRM Bebas Melakukan Investigasi
Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, secara resmi menerima pengunduran diri Sekretaris Politik Seniornya, Datuk Seri Shamsul Iskandar Mohd Akin, pada Rabu (26 November 2025). Keputusan ini diambil menyusul kontroversi yang meningkat terkait penerbitan surat dukungan untuk kontraktor proyek rumah sakit, sebuah tindakan yang bertentangan dengan prosedur pemerintahan yang mengutamakan transparansi dan integritas.
Dalam sebuah pernyataan, PM Anwar mengucapkan terima kasih atas jasa Shamsul Iskandar selama menjabat dan https://www.kabarmalaysia.com/ menekankan komitmen teguh pemerintah koalisi Madani terhadap tata kelola yang baik dan antikorupsi. Poin kunci dari pernyataan Anwar adalah jaminan bahwa Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) bebas sepenuhnya untuk melakukan penyelidikan segera terhadap masalah ini tanpa campur tangan eksternal apa pun.
“Pemerintah Madani tetap teguh pada prinsip transparansi dan integritas, dan akan memberikan ruang penuh bagi proses investigasi untuk berjalan sesuai hukum,” tegas Anwar.
Shamsul Iskandar, yang juga merupakan Ketua PKR Melaka, mengumumkan pengunduran dirinya sehari sebelumnya melalui pernyataan di X (sebelumnya Twitter). Ia menjelaskan bahwa ia mundur untuk “mempertahankan diri” dari serangan yang berpotensi merusak citra pemerintah Madani.
Kontroversi ini berawal dari kritik, termasuk dari mantan menteri ekonomi Rafizi Ramli, yang mendesak Anwar untuk mengambil tindakan tegas, termasuk kemungkinan penyelidikan SPRM, atas surat dukungan yang mencantumkan enam kontraktor untuk proyek rumah sakit Muar di Johor. Sebelumnya, Anwar telah mengonfirmasi di Parlemen bahwa ia telah menegur Shamsul atas surat tersebut, menjelaskan bahwa meskipun ia tidak setuju dengan tindakan itu, suratnya “kabur” dan tidak memberikan instruksi mengikat atau mempengaruhi proses persetujuan proyek secara aktual.
Selain itu, seorang pengusaha di Sabah juga mengaitkan Shamsul dalam dugaan skandal terkait penambangan, yang membuat tekanan publik semakin meningkat. Pengunduran diri Shamsul dan pernyataan Anwar yang menjamin kebebasan MACC untuk menyelidiki dipandang sebagai langkah pemerintah untuk menunjukkan komitmen serius dalam memerangi korupsi dan menjaga akuntabilitas di tengah turbulensi politik domestik.